Profil Organisasi

Tentang Link-AR Borneo

Link-AR Borneo merupakan organisasi non pemerintah yang berdiri pada tanggal 2 April 2009. Berdirinya untuk melakukan advokasi menjawab persoalan massifnya penguasaan tanah, hutan, beserta kekayaan alam yang ada di atas dan terkandung di dalamnya yang dilakukan oleh industri ekstraktif. Hal ini diakibatkan oleh kepentingan ekonomi politik yang lebih mengutamakan kebutuhan bahan mentah (raw material) untuk menyuplai industri dunia. Kondisi ini tidak terlepas dari bumi Borneo yang memiliki kandungan sumber daya alam yang melimpah.

Berangkat dari hal tersebut, Link-AR Borneo berdiri untuk melakukan advokasi berbasis bukti (evidence-based advocacy). Advokasi tersebut wujud dari keberpihakan Link-AR Borneo terhadap pembangunan yang mengarusutamakan kepentingan masyarakat dan keadilan ekologi yang berkelanjutan. Sejak berdirinya, Link-AR Borneo aktif melakukan berbagai upaya dalam mendorong perbaikan tata kelola hutan dan lahan yang adil, lestari dan berkelanjutan, mendorong kemandirian masyarakat dalam pengelolaan hutan dan lahan, serta melakukan penguatan dan pemberdayaan masyarakat melalui pembangunan organisasi. Upaya tersebut tidak terlepas dari tujuan pembangunan berkelanjutan dan upaya untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

Penetrasi industri ekstraktif di bumi Borneo dimulai dari pembukaan dan penebangan kayu di hutan alam oleh HPH (Hak Pengusahaan Hutan), pengaplingan dan monokulturisasi tanaman oleh perkebunan besar kelapa sawit dan perkebunan kayu (pulp & paper), serta pengerukan galian bahan tambang mineral dan batubara. Orientasi ekonomistik tersebut ditopang dengan praktek tata kelola hutan dan lahan yang buruk, menjadikan hutan dan lahan beserta kekayaan alam di atas serta terkandung di dalamnya dikelola secara eksploitatif. Selain itu ketimpangan penguasaan hutan dan lahan menjadi penyebab utama hilangnya sumber ekonomi masyarakat dan menjadi penyebab utama konflik tenurial.

Berangkat dari hal tersebut, Link-AR Borneo berdiri untuk melakukan advokasi berbasis bukti (evidence-based advocacy). Advokasi tersebut wujud dari keberpihakan Link-AR Borneo terhadap pembangunan yang mengarusutamakan kepentingan masyarakat dan keadilan ekologi yang berkelanjutan. Sejak berdirinya, Link-AR Borneo aktif melakukan berbagai upaya dalam mendorong perbaikan tata kelola hutan dan lahan yang adil, lestari dan berkelanjutan, mendorong kemandirian masyarakat dalam pengelolaan hutan dan lahan, serta melakukan penguatan dan pemberdayaan masyarakat melalui pembangunan organisasi. Upaya tersebut tidak terlepas dari tujuan pembangunan berkelanjutan dan upaya untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

Visi

Menjadi organisasi yang profesional, inovatif dan berkompeten untuk mewujudkan keadilan sosial dan kelestarian lingkungan melalui pemberdayaan masyarakat dan mendorong pengelolaan sumber daya alam secara adil, lestari dan berkelanjutan.

Misi

Penguatan dan pemberdayaan masyarakat melalui studi, dokumentasi konflik dan penguatan kelembagaan serta meningkatkan potensi pengelolaan sumber daya alam yang adil, lestari dan berkelanjutan dengan kearifan lokal -guna adaptasi dan mitigasi atas perubahan iklim.

Tujuan Organisasi

  1. Studi dan dokumentasi konflik dan potensi sumber daya alam untuk mewujudkan keadilan sosial dan kelestarian lingkungan.
  2. Penguatan dan pemberdayaan masyarakat melalui pembangunan organisasi ataupun revitalisasi kelembagaan masyarakat adat, masyarakat lokal dan desa.
  3. Mendorong perubahan dan perbaikan kebijakan pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan, lestari dan berkelanjutan.
  4. Mempromosikan penggunaan energi baru terbarukan dari sumber–sumber energi lestari untuk pemenuhan energi.

Dukung kami untuk mewujudkan keadilan sosial dan kelestarian lingkungan!

Link-AR Borneo

Contact Us

Jalan Tanjung Raya 2, Komplek Mutiara Saigon, No. A 25, Kelurahan Saigon, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia

Email: linkarborneoa@gmail.com

Kontak Person:
+62812-5468-3793